MasyaAllah… Pengasuh Pondok di Cirebon Ini Justru Berterimakasih Kepada Kyai Said Aqil Siraj, Sebabnya Mengejutkan!

0
2617

Salah satu ulama di Cirebon yang merupakan Pengasuh Ma’had Nurul Falah Cirebon Ustadz Irkham Fahmi al-Anjatani, mengaku berterima Kasih kepada Kyai Said Aqil Siraj yang merupakan keta umum NU.

Melului tulisannya yang viral pada 14/4/2018 yang diterima moslemcommunity.net menuliskan artikel panjang. Berikut tulisan yang kami maksud:

TERIMAKASIH KIAI SAID AQIL SIRADJ

1. Sejak tahun 2003, saya senantiasa dicekoki tentang bahaya kelompok2 Islam “garis keras”, semacam HTI. Ini wajar, karena pergaulan saya saat itu hampir 100% selalu dngan orang2 yg anti HTI.
2. Saya taqlid buta ikut2an membenci HTI dengan gagasan Syariah & Khilafah yg diembannya.

3. Saat itu kiai Said Aqil Siradj belum berkomentar sedikitpun tentang HTI.

4. Tahun 2011, kiai Said Aqil menjadi salah satu penceramah di acara Haul Pon-pest Buntet – Cirebon. Dengan semangat sayapun hadir menyimak ceramah beliau.

5. Hingga akhirnya beliau menyampaikan perbandingan sistem negara Indonesia (demokrasi) & sistem Islam (khilafah). Menurutnya sistem di Indonesia itu boros anggaran, karena tiap 5 tahun sekali harus Pemilu. Padahal dalam Islam, selama pemimpin itu masih sehat & hidup, maka sampe kapanpun tdk boleh diganti.

6. Entah sadar atau tdk kiai Said Aqil menyatakan seperti itu, yg jelas pernyataannya itu membuat pikiran saya menerawang, “berarti benar dong dengan apa yg selama ini diperjuangkan HTI”.

7. Dari situ saya mulai kritis terhadap Demokrasi, setelah sebelumnya saya hanya kritis terhadap Khilafah.

8. Hingga saya mendapatkan Buku karya Kiai Said Aqil, dari salah seorang santri Pon-pest Kempek _ Cirebon, yg berjudul ISLAM KEBANGSAAN; FIQIH DEMOKRATIK KAUM SANTRI. Terbitan Pustaka Ciganjur, tahun 1999.

9. Tanpa sengaja saya membuka halaman 10 & 66, dan tertulis “Imamah (Khilafah, pen.) merupakan sunnatullah yg mesti (harus, pen.) terwujud, baik secara syar’i maupun aqli. … Salah besar jika Khalifah disamakan dengan Presiden”, tulis kiai Said di bukunya.

10. Pikiran sayapun kembali menerawang, dan semakin yakin, bahwa apa yg diperjuangkan HTI itu tepat secara hujjah2 akademik.

11. Setelah melalui masa2 galau yg cukup panjang, sayapun akhirnya berhenti menjadi pencaci HTI. Saya berubah menjadi pendakwah yg selalu menawarkan gagasan2 Syariah & Khilafah, demi kebangkitan umat dan negeri ini.
_____
#TERIMAKASIH KIAI SAID AQIL SIRADJ, sebab ENGKAULAH KINI SAYA JADI PEJUANG SYARIAH & KHILAFAH..
____ Takbiiir !!!

14 April 2017
Irkham Fahmi Al-Anjatani

Tulisan tersebut viral dan banyak diunggah warganet. Bahkan tulidan yang diunggah akun Bambang Nur sudah dishare lebih dari 300 kali.

TERIMAKASIH KIAI SAID AQIL SIRADJ1. Sejak tahun 2003, saya senantiasa dicekoki tentang bahaya kelompok2 Islam "garis…

Nai-post ni Bambang Nur noong Linggo, Abril 15, 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here