Astaghfirullah! Giliran IAIN Ambon Larang Mahasiswi Kenakan Cadar

0
497

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Maluku, melarang mahasiswi melakukan aktifitas perkuliahan menggunakan cadar. Larang ini dikeluarkan karena dikhawatirkan adanya upaya-upaya yang dianggap radikal di dalam lingkungan kampus itu sendiri.

“Kita (pihak kampus) antisipasi saja, bagaimana ketika pria menyamar sebagai wanita lalu dia bawa bom, habis kita disini,” kilah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Abdullah Latuapo, seperti dilansir Lintas.com, Jumat (6/4).

Latupono menilai, mahasiswi yang menggunkan cadar adalah mahasiswi yang tidak menghargai keberagaman. Sebab, IAIN merupakan Kampus multikultur yang perlu dijaga.
“Ose (kamu),pakai ninja, coba ose lihat mahasiswi lain tidak pakai itu. Berarti ose tidak menghargai multikultural,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswi bercadar harus sesuaikan diri dengan jenjang akademik, sebab nanti pihak birokrat akan mengeluarkan aturan bercadar saat berada di kampus.

“Aturannya itu, saat proses kuliah lepas cadarnya dulu, pulang baru dipakai lagi,” tuturnya.

Menaggapi perkataan Latuapo, seorang mahasiswi bercadar, Rosa Fitriani mengatakan, cadar bukan simbol radikalisme seperti yang dinilai pihak kampus.

“Saya bukan seperti itu, (radikal) Saya bercadar karena mau menjaga pandangan saja. Pengen hijrah gitu,” ujar Mahasiswi Fakultas Ilmu Tarbiyah ini kepada Lintas.

Sebelumnya, larangan Mahasiswi bercadar juga sempat menuai pro-kontra di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta beberapa waktu lalu. Namun akhirnya larangan itu dicabut melalui surat edaran bernomor B-1679/Un.02/R/AK.00.3/03/2018. Surat yang dikategorikan bersifat penting tertanggal 10 Maret 2018. (fj)

eramusliim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here