Ternyata Shally Yang Labrak Ustadz Somad, Sebut Ustadz Hoax itu Istrinya Ishomuddin

0
2445

Shally ternyata bukan wanita sembarangan.

Shally adalah istri dari Ketua Rais Syuriah PBNU, KH Ahmad Ishomuddin.

1. Foto Profil Facebook

Shally Widyasavitri Ishomuddin

2. Bersama suami KH Ishomuddin

Shally Widyasavitri Ishomuddin bersama suami KH Ishomuddin (Facebook)

Shally ternyata marah gara-gara pernyataan Abdul Somad yang beredar lewat video menjelek-jelekkan suaminya, KH Ishomuddin.

Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Jumat (23/3/2018) video berjudul MIRIS…!! Ust Abdul Shomad Menghina Rois Syuriah PBNU masih jadi perbincangan di grup-grup Whatsapp berhaluan Ahlusunnah Waljamaah.

Dalam video itu, Abdul Somad membahas sosok KH Ishomuddin setelah mendapat pertanyaan dari jamaah.

Berikut kutipannya:

Pertanyaan: Ada salah satu pengurus MUI yang menjadi saksi untuk Ahok?

Jawaban Ustad Abdul Somad:

Ishomudin sudah dicopot (dari pengurus Majelis Ulama Indonesia)
Jangan takut lagi dengan Ishomuddin

Ternyata doktornya tak betul dia tak doktor belum pula berangkat haji.

Haji Ola Ulun haji ola belum dis**** belum

Dan apanya itu yang di Lampung itu pun tidak bertanggungjawab.

Kami Sekolah Tinggi Agama Islam Lampung tidak bertanggungjawab atas segala tingkahlaku Ishomuddin. Pokoknya dia sedang tersudut habis sekarang.

Rupanya video ini juga ditonton dan dibaca istri Kiai Ishomuddin.

Melalui akun Facebook, istri kiai bernama Shally Widya Savitri iini pun langsung bereaksi dan menyampaikan kekesalannya.

“INI ADALAH BUKTI NGUSTAD HOAX..!!Mungkin dia pikir orang semua percaya bualannya, asal orang tertawa menghina orangpun jadi, pelawak nggak lucu. Tak ada yang pecat dari MUI, apalagi NU, ini Ustadz menyebar HOAX (Berita Bohong)”.

Tulis Shally Widya Savitri, dalam komentar distatusnya, pada Sabtu (17/3/2018) 15.00 Sore.

Status istri Kiai Ishomuddin di Facebook

Diakses Selasa (20/3/2018), ragam komentar dukungan menanggapi pernyataan Shally ini.

Di antaranya:

Mardiasih Indayani: Semoga Bu Nyai Shally Widyasavitri Ishomuddin bisa sabar menghadapi ini.. Namanya aja tomat..hbs tobat kumat lagi.. Wkwkwkwk…

Kunanfadinaka: Saya masih menunggu kesabaran Kyaiku Ahmad Ishomuddin dan Bunda Shally Widyasavitri Ishomuddin HABIS, sehingga berkenan Yudhi Permanamelaporkan ABSUDSHOMAD ke BARESKRIM POLRI.

Menanggapi video viral UAS ini, Kiai Ishom lewat akun Facebooknya juga memberi tanggapan.

“Alhamdulillah, saya sudah menunaikan ibadah haji loh..,” tegas Kiai Ishom dalam status facebook-nya, Sabtu (17/03/2018).

“Alhamdulillah, saya juga sudah disunat dari kecil. Jika tidak percaya, boleh tanya kepada saksi fakta, kepada istri saya Shally Widyasavitri Ishomuddin yang agak marahkarena video ini,” lanjut Kiai Ishom.Status Kiai Ishomuddin menanggapi video Ustadz Abdul Somad

Ishomuddin Terkenal Saat Saksi Sidang Ahok

Di kalangan NU, KH Ahmad Ishomuddin (50), bukan nama asing.

Jabatan Rais Syuriah PBNU bukti ketokohannya.

Ishomuddin masuk rais syuriah di era KH Sahal Mahfud.

Namun bagi publik di luar nahdliyyin, nama Ishomuddin benar-benar dikenal saat menjadi saksi ahli meringankan bagi terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

Ishomuddin menjadi saksi ahli meringankan yang dihadirkan tim penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam sidang kasus penodaan agama.

Ia merupakan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dosen Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung ini mengatakan kehadirannya di persidangan ke-15 Ahok sebagai ahli independen.

“Saya pembantu Rasi Aam (PBNU), tapi saya tidak mewakili NU. Saya di sini atas nama pribadi,” kata Ahmad dalam persidangan, di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (21/3/2017).

Dalam kesempatan itu, Ahmad sempat menjelaskan soal arti ‘awliya’ dalam Surat Al-Maidah Ayat 51.

Menurutnya, berdasarkan tafsir baru Kementerian Agama, kata ‘auliya’ berarti teman setia.

“Kecuali terjemahan Kementerian Agama yang lama dan sudah direvisi (arti awliya pemimpin),” katanya.

Namun, menurutnya tidak masalah bila masih ada yang mengartikan ‘auliya’ sebagai pemimpin.

Tapi ia sendiri menyebut bahwa arti ‘awliya” sekarang adalah teman dekat.

Dalam risetnya terhadap 30 kitab tafsir tidak ada satu pun mendapati bermakna pemimpin jadi kata awliya.

“Saya membawa sekitar 111 halaman dari puluhan kitab tafsir tidak ada satu pun saya mendapati bermakna pemimpin jadi kata “awliya” adalah kata yang musytarak, memikiki banyak sekali makna di mana ahli tafsir memilih satu di antara makna tersebut,” katanya.

Usai sidang, dilansir tribunnews.com, Ishomuddin mendapat banyak teror termasuk isu dirinya dipecat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

tribunnews

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here